sekedar menyapa

Posted in sekedar curhat on 28 Januari 2012 by septiana dewi

Halo tahun 2012…

Akhirnya punya kesempatan emas buat nulis… *terharu* Berhubung ini kesempatan yang sangat langka, maka aku akan memberikan sedikit saja cerita yang ingin kubagi dengan kalian semua, teman baikku… *pelukcium satu-satu*

Awal bulan November lalu akhirnya aku mengikuti si tuan besar ke Kendari. Entah apa sebenarnya yang paling membuatku ingin ke kota ini selain memenuhi keinginan keluarga kami. Suasana baru? atau pelarian? Mungkin kata itu yang paling mendekati kebenaran…

Sayangnya kota ini bukanlah tempat melarikan diri yang menyenangkan. Selain fasilitas kota yang minim, jaringan pun sangat susah didapat di sini. Membuatku semakin kesulitan meluapkan uneg-uneg dengan menulis bukan? Jadi yah, permohonan maaf terdalamku untuk semua komen yang sering terlambat dijawab. Sungguh bukan maksudku kawan…

18 Desember 2011 adalah Ulang Tahun Pernikahan kami yang pertama. Mau tahu kado terindah apa yang Tuhan berikan pada kami pagi hari itu? 2 strip merah di testpack. Yup, Alhamdulillah aku hamil. Nasehat dokterku di Jogja supaya kami berdua tinggal serumah jika menginginkan anak, meski pada awalnya terasa sangat berat akhirnya berbuah manis. Jadi yah, jika aku berkesempatan menulis lagi, tulisan selanjutnya adalah tentang ‘kado terindah’ kami. Dia lah kini yang jadi satu-satunya dunia & semangat yang membuatku tetap bertahan di sini.

Oh iya, doakan bulan Maret nanti aku bisa pulang ke Jogja yah… Aku berjanji akan banyak bercerita lagi pada kalian tentang semuanya ;) *banyak cerita ironis, lucu, bikin kesel, bikin mabok, bikin ngakak dan bikin perasaan campur aduk lainnya di kota ini sebenarnya, hanya saja mood dan jaringan adalah dua hal mahal yang sangat sulit kudapat di kota ini T_T*

Setelah semua yang kulalui kawan, saat ini meski berada di kota sesulit ini… ‘Dia’ *yang saat ini berusia hampir 12 minggu* membuatku hariku berwarna lagi dan yah… diatas semua all-day morning sickness yang sangat menyiksa di kota ini… harus kuakui, Aku bahagia… Doakan kami yah, dan kudoakan semoga kalian juga menemukan kebahagiaan yang sama saat ini di mana pun kalian berada :)

konsultasi dua arah

Posted in ada ada aja, sekedar curhat on 30 Oktober 2011 by septiana dewi

Pemanasan dulu ya teman-teman… hup hup hup… Berhubung mas wangsit masih malu-malu mampirnya, harap sabar ya.

Kali ini mau cerita tentang kejadian ga penting gara-gara kecerobohan menjaga muka selama liburan di surga pantai dan bawah laut Karimunjawa. Muka gosong ditambah bonus jerawat nan semarak (yang justru makin subur setelah meninggalkan Karimunjawa) di wajah membuatku hampir saja tidak mengenali diriku sendiri saat bangun di pagi hari itu. Malam sebelumnya saat sampai di rumah memang belum keliatan heboh itu jerawat ya, jadi aku masih tidak sadar telah berubah menjadi dakocan berjerawat *liatin cutter, buat harakiri bisa ga sih???*

Bagiku natasha adalah tempat mengadu saat wajah tak lagi unyu. Tidak pernah mengecewakan hasilnya, hanya memang mengecewakan kantong sih *menangisi dompet* Maka dengan wajah ditegak-tegakkan keluarlah si wajah gosong berkebun jerawat ini menuju harapan wajahnya akan kembali seperti sedia kala.

Menunggu antrian di natasha menjadi cobaan tersendiri karena harus duduk di antara wajah-wajah terawat. Sepanjang acara antri, bb menjadi teman sejati yang tak terganti lah pokoknya *cium bb* Kegiatanku? Apalagi kalau bukan nongkrongin gosip? Inilah kegiatan ibu rumah tangga yang paling kusuka ;) Hingga akhirnya tibalah saat bertemu curhat dengan sang dokter

*
aku : Siang dok…

dokter : *menatap takjub atau kaget???* wah… gemukan ya sekarang…

aku : ??? *pengalih perhatiannya keren amat, perasaan belum ada 2 bulan lalu ketemu*

aku : Gosong dan jerawatan dok…

dokter : Ya… gimana gimana?

aku : Gosong dan jerawatan parah, habis dari Karimunjawa… parah banget kan dok? *muka memelas jelek banget*

dokter : Ah enggak kok… ga parah gitu

aku : ???

dokter : Eh Karimunjawa ya *mata berbinar* katanya bagus ya? Eh Karimunjawa itu dimana sih? Honeymoon lagi ya?

aku : ??? Bagus banget dok… *mata ikut berbinar* deket kok, di Jepara Jawa Tengah. Enggak dok, saya ikutan trip backpacker gitu, sendirian. Tapi ada banyak temen yang lain, ber 20 kemarin. Bagus banget, tapi ya itu nie wajahnya jadi gosong dan jerawatan *muka sedih* 2 hari snorkling terus di laut dan main di pantai.

dokter : Ah gpp kok… *dg nada menghibur yg keliatan* wah berani juga ya sendirian. Itu disana ada hotel atau penginapan gitu ya? Transportasinya?

aku : ??? ya kan ketemu ma temen2 satu trip di Jepara dok. Kalau ke Karimunjawa kan harus naek kapal very 6 jam dari Jepara, kalau naek kapal cepat 4 jam dari Semarang. Karena saya kemarin paket backpacker ya naek kapal 6 jam dari Jepara. Nginepnya di guesthouse gitu sekamar ber 4-6 orang. Murah dok cuma 525 ribu per paketnya 4 hari 3 malam.

dokter : Wah *kaget* murah sekali ya… itu sudah termasuk makan dan transportasi di sana?

aku : Iyaaa… Tapi kan hari pertama ma keempat di kapal ya. Jadi jalan-jalan ke pantai dan snorklingnya 2 hari aja. Udah termasuk sewa kapal buat keliling ke beberapa pulau gitu. Transport di sana ya mobil atau pickup. Itu dah ke pantai dan snorkling terus sampai gosong gini *inget konsultasi wajah*

dokter : Oh gitu… jadi ada beberapa pulau gitu ya? Murah sekali ya?

aku : Iyaaaaa… jadi diapain nie dok mukanya???

dokter : Ya perawatan aja sekarang ya. Apa mau suntik? *mampus! berarti emang parah yak bedanya muka ma tangan sampe disuruh suntik putih*

aku : *memikirkan biaya mahal yang harus dikeluarkan* sebenernya gapapa sih dok, cuma jerawatnya ini lho….parah…

dokter : oh gitu ya sudah perawatan ya… sebenernya kalau kemarin sebelum kesana konsultasi dulu bisa dikasi tirai yang lebih kuat ya

aku : *langsung inget doraemon pengen minta pintu kemana saja*

dokter : Wah… bagus ya (Karimunjawa) jadi pengen kesana. Kalau untuk keluarga gitu bisa kan ya?

aku : Bisa dok… kan macem-macem paketnya. Paket honeymoon juga ada. Ke Karimunjawa aja dok, ga bakal nyesel deh… bagus banget. Saya aja bilang sama Ricky (pak dokter tau Ricky dan tau dimana rumah mertua karena udah 2 kali setelah mudik dari Denpasar selalu mengalami kegosongan ringan) kalau Karimunjawa pantai dan bawah lautnya nilainya 9, Bali nilainya 6 :D

dokter : Oh gitu… bagus banget ya. Di sana ada tempat bermain buat anak-anak?

aku : ????

dokter : Yang kayak di Bali gitu???

aku : ??? Waterboom???

dokter : Yaaa… Kan anak-anak sukanya kalau ada itu

aku : *ebuset doi minta waterboom di Karimunjawa???* ya ga ada dok… adanya ya pantai dan laut aja
**

Panjang yah? Tapi jangan salah, masih ada pembicaraan 10 menit selanjutnya tentang Karimunjawa bahkan sampai plus minusnya kalau banyak orang tahu tentang Karimunjawa. Hadeeehhhh…. ini konsultasi terlamaku, tapi kok ya malah dokternya bahas dan konsultasi tentang Karimunjawa? Bahkan aku hampir ngasih website dan cpnya exlporesolo biar dokterku itu bisa konsultasi aja langsung pada ahlinya.

Harusnya aku minta diskon hari itu sebagai bayaran konsultasi Karimunjawa ya… Biaya perawatan wajah gosong berkebun jerawatku hampir dengan biaya liburanku ke Karimunjawa *nangis darah* Tahu begitu ikut trip ke Karimunjawa lagi aja sekalian yah? Tapi karena takut suami ga mau mengakui dakocan berjerawat ini sebagai istrinya… jadi yah, doakan saja kawan. Sedikit gosong sih ga begitu masalah tapi kebun jerawat yang baru sekali ini separah ini bikin aku sendiri kaget kalau ngaca, “siapa tuh???”

===
Pesan moral: Kalau liburan jangan cuma sebentar, nanggung itu, yang lama aja sekalian, jadi tubuh dan pikiran bisa beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Mari berlibur!!! :D

penakluk hampa itu bernama ‘Karimunjawa’

Posted in cinta, kenangan, sekedar curhat on 28 Oktober 2011 by septiana dewi

Blog pertamaku kubuat karena seseorang, yang kemudian menjadi candu dengan menuliskan semua tentang hari-hariku, warna darinya dan segala hal yang terjadi bahkan meski tak penting karenanya. Blog itu kemudian kututup karena semua yang terjadi selama 3.5 tahun telah berakhir dan terlalu banyak cerita tentang dia di sana. Meneruskannya hanya akan membuatku tak berani menoleh ke banyak cerita sebelumnya. Yang aku tahu hidup tak memberi pilihan tuk berhenti, saatnya meneruskan langkah menuju impian baru dan kutinggalkan ‘hampa’ pertamaku di sana.

Blog inilah kini rumahku, kubuat karena candu itu masih ada, tuk mengatakan semua yang ada di kepalaku tanpa seorangpun kan menolaknya karena ini rumah milikku dan orang2 yang datang semata karena keinginannya berkunjung sebagai tamu yang baik hati. Dan yang sangat aku tahu, dia tak(mungkin) terganti.

Sesuatu terjadi, meruntuhkan ego & harga diriku ke dasar terdalam yang pernah kualami selama ini. Apa yang kuimani tentang arti ‘teman’ menjadi kepingan yang kembali berserakan dan yah aku merasa keberatan menyusunnya kembali dengan menahan rasa sakitnya. Bukankah lebih mudah membiarkannya saja? Aku mulai menjaga jarak dengan siapapun yang tau ceritaku dan menjauh dari bau busuk jejaring sosialku. Aku menjadi teman yang baik pada siapa saja yang menurutku baik secara nyata dan menerimaku di kondisi saat ini tanpa perlu tau masa tersakitku.

Setelah itu ‘hampa’ kembali mulai berkunjung. Mula-mula hanya sebentar, selanjutnya aku tak bisa merasakan lagi ketulusan senyuman karena aku terbiasa melakukannya bersama ‘hampa’ di kepalaku tanpa perlu mengajak hati turut serta.

Imbas ‘hampa’ membuat yangtakterganti ikut mati suri… tulisan tentang teman sejati yang berhasil kutulis tak yakin sanggup kuulang lagi.

Karimunjawa. Kupikir akan menjadi pelarian kesekian yang akan membuatku semakin terbiasa. Tapi jauh di dasar hatiku aku tahu, ini sudah cukup, aku harus menemukannya dan melarungnya di sana.

Di sana, aku selalu bisa melihat matahari baik di saat dia datang dengan pesonanya hingga saat dia tetap di sana tapi tak bisa kumiliki dan hanya bisa kulihat dia meninggalkan jejak terindahnya. Di sana, aku bisa merasakan pasir putih di genggaman ujung kakiku, tapi lautan pasir itu memaksaku berbagi dan menikmati butiran putihnya yang menjadi bagianku. Di sana, mungkin aku tak bisa berteriak pada ombak dan meneriakkan sumpah serapah itu supaya bisa dibawanya ke dasar laut mati, tapi aku bisa membisikkan semua nya pada indahnya karang dan ratusan ikan yang selalu setia menari sembari berkata bahwa aku tetap berarti dengan apa adanya diriku.

Di sana, setiap orang yang ada memaksaku mengingat setiap hal terkecil di masa tersakitku dan memaksaku menerimanya sebagai pribadi yang baru… yang kusambut dengan senyuman tanpa ‘hampa’ di kepalaku. Di sana, bayangan masa lalu menjelma pada wajah-wajah yang  mau menggenggam tanganku dan menarikku, memaksaku melampaui batas takutku akan gelapnya kenangan, menggodai egoku, menarik2 rasa sakit hingga hanya ada rasa damai dan ketulusan yang tersisa.

Seseorang pernah bertanya, “pernahkah kamu merasa hampa?” pembicaraan itu kujawab seolah aku tahu apa yang kulakukan. Seperti yang kukatakan tadi, terbiasa membuatku bisa melakukannya bersama ‘hampa’ di kepalaku tanpa perlu mengajak hati turut serta.

Kini kutahu, ‘hampa’ datang karena aku sendiri yang mengijinkannya. Kini juga kutahu, aku yang menentukan dan tahu bagaimana memintanya pergi.

Penakluk hampa itu bernama Karimunjawa dan orang2 yang ada di sana selama 4 hari itu. Aku mengijinkan mereka semua menarikku kembali pada janji yang pernah kutulis… bahwa aku tidak boleh berhenti, karena hidup adalah setiap detik yang dilalui, adalah keteguhan hati dan perjuangan tiada henti.

Foto ini diambil oleh teman fotografer gratisan kami ;)

Mulai hari ini semua media sosialku fb septiana dewi, @septianaku & rumah yangtakterganti ini takkan pernah mati suri lagi… takkan pernah kalian lihat nanti kami menyerah lagi… Mari berekspresi dan berlari tiada henti… ;)

===
ps. tulisan ini kupersembahkan untuk Karimunjawa dengan semua teman & keluarga luar biasa yang kutemui di sana. Cerita detil tentang liburan Karimunjawa ditunggu saja yah, kalau mas wangsit bisa kupaksa mampir lagi ;)

tentangmu teman sejati

Posted in cinta, kenangan on 11 April 2011 by septiana dewi

Saat taman kanak-kanak, aku memiliki seorang teman yang selalu menemani perjalanan pulang sekolah sekaligus teman bermain seharian yang sangat menyenangkan. Saling berbagi rahasia & cita-cita anak kecil yang lucu dan tulus. Pernah kukatakan padanya aku mau jadi astronot yang hidup di angkasa agar aku tak perlu menikah dengan anak laki-laki yang bandel di sekolah… ahahaha… dan masih banyak rahasia masa kecil yang jujur dan kadang menggelikan saat itu. Berhubung dulu belum jamannya handphone apalagi facebook dan keluarganya adalah pendatang yang beberapa kali berpindah rumah, kami kehilangan kontak sejak smp. Dimanapun kamu berada Oni, kuingin kamu tau, aku merindukanmu, merindukan saat kita berjalan berdua, tertawa, menari sambil berlarian di tepi sawah sepulang sekolah, bercerita tentang apa saja, tanpa beban dan takut pada masa depan…

Tahun demi tahun seiring bertambahnya usia, membuatku semakin ingin melakukan apa saja, meraih cita-cita dan menikmati hidup yang membawaku pada banyak sahabat, lebih banyak teman dekat, dan lebih banyak lagi teman bermain yang menyenangkan. Hubungan pertemanan adalah pelajaran yang mendewasakanku. Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti dengan cepat. Banyaknya kesalahan, keterpurukan dan jatuh bangun dalam hubungan pertemanan membuat kami semakin kuat dan dewasa. Hingga seperti teori evolusi yang kupelajari sejak kumengenal ilmu pengetahuan alam, perjalanan hidup akan menyeleksinya satu persatu dan membawamu pada teman sejati.

Teman sejati akan tertawa bersamamu di saat terjaya dan terindah hidupmu, dia akan katakan apapun kesalahanmu di depan hidungmu, dan hanya padamu, bahkan terkadang hingga menusuk egomu tetapi dia juga yang menghapus air matamu saat dunia terasa tak adil bagimu. Yah… terkadang dia memang tampak menyebalkan, terlalu cerewet & posesif, bahkan kadang kejujurannya seakan menyesakkanmu, namun akan kausadari bahwa dialah malaikatmu karena semua yang dia lakukan adalah untuk memastikan dirimu baik-baik saja dan mendapatkan yang terbaik dalam hidupmu.

Dia turut bahagia dengan semua kebahagiaan & prestasimu, dia mendengarkan dan memelukmu saat kamu patah hati dan terpuruk masalah, dia mengirimkan banyak doa dan menemanimu saat kamu menemukan pendamping hidupmu, menikah dan memiliki keluargamu sendiri. Kamu tahu? bahkan dia tetap ada di sana untuk mendengarkan cerita dan keluhmu meski kalian tlah memiliki keluarga & kehidupan masing-masing. Dan yang mengagumkan, dia akan tetap menggenggam erat tanganmu meski kamu sedang menjadi pecundang terburuk dalam hidupmu. Yang paling hebat dari teman sejatimu, apapun yang terjadi padamu… dia akan slalu ada di sana untukmu…

Untukmu yang takkan pernah terganti, teman sejati dan pecinta tertulusku, terima kasih tertinggiku untuk semua yang telah kauberikan padaku, aku sayang padamu… selalu dan akan selamanya begitu… -peluk erat-

bosan akut level 9

Posted in ada ada aja, sekedar curhat on 8 Maret 2011 by septiana dewi

Ada banyak tulisan tak terselesaikan. Ada banyak cerita yang ingin dibagi. Tapi sayangnya otak ini sedang mengalami bosan akut yang amat sangat. Bosan pada kerjaan yang itu-itu saja, bosan pada suasana di sekitar, bosan pada rutinitas yang tak lagi membuatku penasaran… Rasanya seperti orang sakit hati, tak ada yang bisa membuat bergairah, tak ada yang bisa menjadi alasan tuk membuka mata, tersenyum menantang & berlari mengejar matahari…

Butuh menepi sejenak… Berdamai dengan diri sendiri dan mengetahui apa sebenarnya yang sangat ingin kulakukan dalam hidupku, hingga penyakit bosan akut level 9 ini bisa sembuh…

Jadi saya mohon maaf jika tidak update  -padahal dah sejak bulan lalu ga update ye- dan doakan saya segera menemukan kembali tantangan hidup yang hilang dan kembali berbagi di sini kawan…

hari yang sempurna dan ranjang yang rusak

Posted in ada ada aja, cinta, persiapan pernikahan on 1 Februari 2011 by septiana dewi

Setelah semalaman semedi di kamar kos ditemani secangkir kopi dan wafer coklat, serta berhasil mengalahkan si malas dan si moody, aku memutuskan mencari si ilham untuk mengisi blog yang katanya tercinta ini. Cerita lucu dan memalukan sangat diingat oleh siapa pun, maka jadilah sedikit cerita yang tersisa di hari yang sempurna itu sebagai salah satu tulisan setelah sekian lama hibernasi ;)

Ini adalah pengalaman ter… apa yah… terlucu sekaligus ironis mungkin yang takkan terlupa sebagai balasan seminggu terpadat seumur hidup kami, melewati hari paling bersejarah penentu masa depan, dan penumpukan capek yang sudah sampai level zona merah sangat berbahaya -ih bahasa sapa ne???-

18 Desember 2010 memang menjadi hari terpenting sedunia bagi kami berdua, karena hari itu aku dan si tuan besar saling menyerahkan ego dan sepenuhnya siap berbagi atas nama komitmen dan cinta -amin- Yang ada di pikiranku sejak subuh? Lagunya Sheila on7… Tuhan, sekali ini saja… lancarkan hariku… hariku bersamanya… ijinkanku semakin dekat padaMU, menyempurnakan separuh agama bersama seorang imam disampingku… ijinkan kami menikah hari ini…

Baca selebihnya »

lulur ekspres

Posted in cantik!, persiapan pernikahan on 26 Januari 2011 by septiana dewi

Masih cerita seputar sebelum hari-H yang bersejarah itu. Eh, jangan terpengaruh dengan judul yey… itu cuma buat gaya aja ;-) menepati janjiku untuk menulis tentang tempat untuk luluran yang murah di Jogja -yang di Bandung menyusul yaaa…- karena saking terbatasnya waktu dan banyaknya printilan yang harus diurusin, membuatku baru bisa bersantai di H -1, tepat sehari sebelum dipejeng seharian.

Emang sih badan jadi masih kerasa wangi pas hari H, tapi efek lulur tuk menghaluskan, mencerahkan, memutihkan dsb dst ga bakalan ada deh, paling mentok daki-daki pada rontok semua jadi kulit tampak lebih seger, itu doang :-( padahal sejak dulu pengennya bisa perawatan paling ga sebulan sebelum nikah gitu ya… jadi bener-bener manglingi di mata temen & tamu juga mempesona suami di malam pertama -haaattttchuiiiiihhhhh… – alergi kalau inget malam pertama… hahaha… nanti deh kuceritakan, sabar ya ;-)

Tapi yah, sekali lagi terkadang angan-angan memang tak seindah kenyataan. Aku tak punya cukup waktu dan tak ada budget tuk perawatan hingga H-3. Hari itu aku mendatangi salah satu tempat dimana dulu aku pernah masker rambut dan apply kartu anggota demi diskon 20% tiap kali perawatan nantinya, setahun yang lalu, hanya saja aku selalu lupa ambil kartunya -harap maklum pelupa akut- Az-Zahra Salon & Spa Muslimah, kenapa aku bisa kenal dengan tempat ini? ummm… baiklah, aku akan cerita satu rahasiaku disini, bahkan mungkin keluargaku pun ga tau -tampak gaswat yak- padahal hanya sedikit cerita jaman dulu aja sih ;-)

Baca selebihnya »

mas… mas… itu bisa karena terbiasa

Posted in ada ada aja, sekedar curhat on 23 Januari 2011 by septiana dewi

Akhirnya berhasil juga membulatkan tekad untuk menulis lagi di blog ini. -kangen- Cerita lalu sebelum nikah nie… lucu aja kalau inget. Sedikit dulu ya nulisnya… maklum masih males ;-)

Setelah liburan lebaran dulu sempat ke Bali bareng bapak ibu sekalian nyeleseian urusan Surat Numpang Nikahnya si tuan besar, giliranku ngurusin KUA di Jogja… di tempat kami berdua mengikat janji sehidup semati -amin-

Setelah mendapatkan surat pengantar dari RT & RW aku pun melengkapi administrasi yang di perlukan di kantor kelurahan untuk mendapatkan Surat Keterangan Nikah (N1, N2, N4). Setelah itu aku ke kelurahan dengan ibu sekalian mau kasih dp lagi ke katering.

Dalam waktu kurang lebih setengah jam, dengan memohon belas kasihan dari bapak petugas betapa jauhnya aku dengan calon suami kala itu, akhirnya aku menyelesaikan semuanya lho… mulai dari pengisian form, hingga surat keterangan telah melakukan pembekalan nikah plus buku panduan pernikahan yang sampai saat ini belum pernah kubaca ituh. Untuk form N3 yang harus ditandatangani si tuan besar, bisa dikumpulkan saat hari H. baek banget emang bapak petugas KUA itu… suka deh ;)

Petugas: Jadi mas kawinnya ini bisa saya tulis sekarang kan mbak?
Aku bisik bisik ke Ibu setelah telp si tuan besar: iya ricky udah bilang kok
Petugas: -nyamber ditengah bisik-bisik ibu & anak- mas…
Aku: he???? -muka oon memandang petugas KUA-
Petugas: mas ricky mbak… mesti dibiasakan itu dari sekarang… nanti kalau udah jadi suami istri masak masih panggil nama, kan suami juga inginnya dipanggil mas… saya dulu juga begitu… blab la dst… -dengan muka penuh senyum sekaligus serius-
Aku: -senyum simpul-

Untung pak petugasnya ga denger pas aku manggil si tuan besar dengan panggilan super duper sayang… “nyong…” hehehe….

Yah… ternyata ramalan bapak petugas KUA terbukti juga beberapa malam yang lalu…

Si tuan besar: kok sayang ndak pernah manggil aku dengan panggilan mesra “mas” kek si adek sama suaminya?
Aku: ahahahaha… -teringat si bapak petugas KUA-
Si tuan besar: ah males deh…
Aku: kan udah ada panggilan sayang… “nyong”
Si tuan besar: ckckckck… istri macam apa sih ini…
Aku: ahahahahaha… -kangen ekspresi serius si bapak petugas KUA-

Yah… begitulah cuplikan pembicaraan kehidupan kami yang bahagia… ;)

alhamdulillah!

Posted in cinta, persiapan pernikahan on 29 Desember 2010 by septiana dewi

Alhamdulillah!

Kalau digambarkan satu kata, hanya itu yang tepat. Mohon maaf tuk lamanya absen dari rumah blog tercinta. Persiapan pernikahan sangat menyita waktu, bahkan hingga sehari sebelum acara Asok Tukon si calon penganten masih berkeliaran seputaran Jogja mencari pernak pernik yang kurang. Selain itu buruknya jaringan t-flash membuatku bahkan tak sempat menyapa ‘helo’ pada para pembaca tercinta sekalian. Sekali lagi sedalam dan setulus cinta sayah pada suami -eh????- sayah minta maaf yaaa… terima kasih tuk semua doa terbaik sehingga semua acara bisa berjalan lancar. Tapi Ny. Ricky Soeasono (cieeehhh… haatchuiiiihhhh!) ini berjanji akan menceritakan semua, bahkan cerita lucu yang terlewat sebelum hari bahagia kami, nanti setelah menyelesaikan tugas sayah melayani suami seoptimal mungkin di waktu yang tersisa sebelum kami berpisah lagi -kejar setoran ;-) -

Meski si bulan yang serasa madu di bali ;-) -TKP??? di pondok mertua indah- sudah selesai, masih belum bisa banyak bercerita nie… selain karena jaringan terkutuk yang entah kenapa ga pernah bisa buat ngenet sejak awal desember hingga sekarang… kami berdua juga masih ‘sangat antusias’ dengan kehidupan baru ini… ;-)

Seperti yang kalian tahu sayah yang baik hati tidak sombong dan rajin berbagi -narsis- ini sangat bahagia karena acara Akad Nikah berjalan lancar sehingga kami bisa bernafas lega…

Dan acara resepsi yang kami persiapkan dengan penuh perjuangan itu sangat menakjubkan dan di luar dugaan kami karena semua pihak memberikan layanan terbaiknya membuat kami berdua sungguh merasa menjadi orang paling dicinta dan beruntung di hari bahagia kami malam itu…

Sekali lagi terima kasih tuk semua doa yang telah diberikan. Tunggu cerita seru dariku mulai dari luluran yang mepet waktu, perburuan beskap yang super duper suseh tuk si tuan besar dan adiknya, akad nikah yang bikin deg-deg an, resepsi yang sangat sangat sangat memuaskan, hingga susahnya menghapus riasan paes ageng, bahkan hingga rusaknya tempat tidur di malam pertama kami. Pasti kalian sudah ga sabar kan??? Sabar yaaa… nie baru masuk kantor kerjaan sudah di depan mata aja.  Lagi pula kami masih seru-serunya belajar hidup berdua ;-) sebelum beberapa hari lagi berpisah nie… mohon doanya slalu yaa…

referensi bagus kebaya tren 2011 nie…

Posted in kebaya, persiapan pernikahan on 1 Desember 2010 by septiana dewi

Sejak nulis tentang kebaya impian di tangan penjahitku, blog ini banyak didatengin orang, tercatat dari visits stat per hari setidaknya 300an pembaca yang kesasar. Dan para pemirsa sekalian pembaca kesasar itu emang paling banyak baca tulisan tentang kebaya. Selain itu kebanyakan yang nyangkut nyasar di mari adalah orang-orang yang nyari di google dengan kata kunci kebaya… entah kebaya anne avantie -ini yang paling banyak tiap hari pasti bejibun kata anne avantie-, kebaya muslim, kebaya modern, kebaya tradisional Jawa, kebaya minimalis -kek rumah aje yey…- pokoknya segala macem yang berbau-bau kebaya lah…

Nah, mungkin banyak yang kuciwa setelah liat blog ini kok referensi kebayanya dikit, simpel amat, ga berhias kristal swarovski yang blink-blink, ga ada yang glamour kelas pejabat -sumpeh pernah ada kata kunci pernikahan ala pejabat- seperti yang dicari, sayah punya referensi nie. Kemarin ga sengaja di kantor si ibu baik hati -atasanku dulu yang super baek maksudnya- ngasih liat majalah Kartini terbaru edisi tahunan tren 2011 yang isinya banyak sekali model kebaya ciamik cantik menarik hati sekali… beneran bagus soalnya. Dan menyesalkan kenapa tuh majalah ga terbit 1-2 bulan yang lalu gitu… kan bisa jadi referensi bikin kebaya di Sebastian Rudy yaa… namanya juga edisi akhir tahun yey, kalau keluarnya kemaren2 pan namanya tren 2010.
Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.